NU Dan Muhammadiyah Harusnya Malu




KanalBerita8.co-
FAKTA saat ini Front Pembela Islam (FPI) berhasil mengambil peran riil politik umat Islam. Aksi Damai 411 dan Aksi Super Damai 212 membuktikan peran sentral FPI. Sementara NU dan Muhammadiyah yang sering disebut sebagai representasi Islam di Indonesia justru cenderung tak mampu mengambil peran keumatan secara riil dan senapas dengan kepentingan umat kebanyakan.

Sebagai representasi Islam di Indonesia, harusnya NU dan Muhammadiyah itu malu ketika peran-peran politik keumatan justru diambil alih oleh kelompok-kelompok Islam non-mainstream, seperti FPI. Lalu di mana NU dan Muhammadiyah? Lalu di mana peran tokoh-tokoh jamiyah (struktural) NU dan Muhammadiyah di kala umat membutuhkan peran riilnya dalam konteks politik keumatan?

Jangan hanya bisa dan gampang mengklaim kuantitas umat sebagai anggota kelompoknya, tapi giliran umat membutuhkannya, jangankan dibela dan dilindungi, yang ada malah umpatan dan penyudutan. Ketika mereka yang melakukan Aksi Damai 411 dan Aksi Super Damai 212 disudutkan sedemikian rupa oleh kalangan islamophobia dan sekularis sebagai kelompok intoleran, radikal, anti Pancasila, dan anti NKRI, kebanyakan elit dua organisasi besar -terutama NU- seakan mengamini begitu saja. Padahal jelas, secara tradisi keagamaan, peserta dan umat inilah yang selama ini diklaim NU dan Muhammadiyah sebagai kelompoknya.



Selama ini NU dan Muhammadiyah kerap mengklaim masing-masing beranggotakan 60 juta dan 40 juta. Bahkan belum lama NU mengklaim anggotanya lebih dari 100 juta. Klaim NU tentu sederhana, yang suka tahlilan dan maulidan, serta subuhnya pakai qunut berarti NU. Dan saya yakin, peserta terbesaar Aksi Damai 411 dan Aksi Super Damai 212 adalah mereka umat yang familiar dengam ketiga tradisi keagamaan tersebut. Tapi anehnya jamaah NU ini justru disudutkan begitu rupa.

Kalau sikap NU dan Muhammadiyah tidak berubah, ke depannya mestinya tak usah lagi mengklaim mereka sebagai bagian dari kelompoknya. Dan saya yaqin, kalau mendasarkan pada keanggotaan resmi yang ditandai dengan kartu anggota, baik KARTANU maupun KATAM, anggotanya tidak sampai 2 juta.

Sekali lagi, harusnya NU dan Muhammadiyah itu malu, ketika justru FPI tampil mendomisili dalam peran-peran politik keumatan. [***] | RMOL

Dr. Ma’mun Murod Al-Barbasy
Penulis adalah aktivis muda Muhammadiyah  (REPELITA)

KOMENTAR ANDA

Name

cyber Daerah dunia islam ekonomi Gosip Internasional Kesehatan Kriminal nasional Olahraga Peristiwa politik video
false
ltr
item
KanalBerita8|Media Online: NU Dan Muhammadiyah Harusnya Malu
NU Dan Muhammadiyah Harusnya Malu
https://2.bp.blogspot.com/-0R6NOGUVTkM/WIz2WnTuSFI/AAAAAAAAC9U/U3_h_JFaGVEfTbkYhRhgXj7hAodW97xxACLcB/s640/NUU.png
https://2.bp.blogspot.com/-0R6NOGUVTkM/WIz2WnTuSFI/AAAAAAAAC9U/U3_h_JFaGVEfTbkYhRhgXj7hAodW97xxACLcB/s72-c/NUU.png
KanalBerita8|Media Online
http://www.kanalberita8.co/2017/01/nu-dan-muhammadiyah-harusnya-malu.html
http://www.kanalberita8.co/
http://www.kanalberita8.co/
http://www.kanalberita8.co/2017/01/nu-dan-muhammadiyah-harusnya-malu.html
true
7265525121395005005
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy