Jokowi Jangan Tinggal Diam Saja Lihat Fenomena Saling Lapor




KanalBerita8.co-
Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil mengatakan bahwa Indonesia perlu melakukan restorasi hukum. Restorasi hukum menurutnya akan mengutamakan pendekatan yang lebih humanis dalam menyelesaikan masalah.

Diketahui bahwa pada akhir-akhir ini Kepolisian disibukkan dengan berbagai pelaporan kasus dugaan penistaan agama. Mulai dari kasus Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Pula kasus penistaan lambang negara oleh pemimpin Front Pembela Islam Rizieq Shihab.

"Dalam restorasi justice hukum itu upaya terakhir. Sekarang kan tidak, belum apa-apa hukum sudah dikedepankan. Apalagi ini trust publik ke institusi penegak hukum belum seperti yang diharapkan. Jelas ini akan membuat institusi penegak hukum tidak bisa menaikkan trust mereka kepada masyarakat," ujar Nasir kepada VIVA.co.id, Rabu, 25 Januari 2017.

Ia pun mengingatkan agar penegakan hukum di dalam negeri juga tak didasari adanya kebencian antara pihak yang satu dengan yang lainnya. Buntutnya, hal tersebut bisa memecah-belah bangsa. 

"Kalau penegakan hukum didasari balas dendam dan kebencian itu terus terjadi seperti ini, rusak bangsa ini. Makanya penegakan hukum tidak boleh dengan balas dendam, apalagi atas dasar kebencian," ujar Politikus PKS ini.

Dia berharap, semua pihak bisa menahan diri dan tidak melakukan hal-hal yang dapat membuat situasi dan kondisi di Tanah Air semakin memanas. Nasir juga meminta Presiden Joko Widodo agar tidak berdiam diri melihat masalah latah saling lapor yang mengemuka beberapa waktu ini. 

"Presiden tak boleh berdiam diri melihat situasi di mana-mana ini. Alangkah baiknya Presiden menginisiasi, melakukan rujuk nasional. Harus kita akui ini ada something wrong. Kita perlu rujuk nasional," kata dia.
Lewat rujuk nasional itu, kata Nasir, komponen bangsa seperti organisasi kemasyarakatan (ormas) duduk bersama, berembuk dan berdiskusi akan persoalan bangsa.

"Ayo jangan lagi berselisih paham. Kalau ada sesuatu kita musyawarahkan, jangan kemudian menimbulkan kebencian. Jadi jangan lakukan penegakan hukum dengan kebencian dan balas dendam, karena tidak akan menyelesaikan masalah," kata legislator asal Aceh tersebut.(viva)

KOMENTAR ANDA

Name

cyber Daerah dunia islam ekonomi Gosip Internasional Kesehatan Kriminal nasional Olahraga Peristiwa politik video
false
ltr
item
KanalBerita8|Media Online: Jokowi Jangan Tinggal Diam Saja Lihat Fenomena Saling Lapor
Jokowi Jangan Tinggal Diam Saja Lihat Fenomena Saling Lapor
https://3.bp.blogspot.com/-7Bl0MuTj8OA/WIk9kd4__tI/AAAAAAAACvQ/-7jnZ_fCo8wCoVw8DwpA9zlLDMmh3S9CQCLcB/s640/798.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-7Bl0MuTj8OA/WIk9kd4__tI/AAAAAAAACvQ/-7jnZ_fCo8wCoVw8DwpA9zlLDMmh3S9CQCLcB/s72-c/798.jpg
KanalBerita8|Media Online
http://www.kanalberita8.co/2017/01/jokowi-jangan-tinggal-diam-saja-lihat.html
http://www.kanalberita8.co/
http://www.kanalberita8.co/
http://www.kanalberita8.co/2017/01/jokowi-jangan-tinggal-diam-saja-lihat.html
true
7265525121395005005
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy